Desa Benua dan Kelurahan Anggaberi Wakili Konawe pada Penilaian Klarifikasi Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026

  • Jul 06, 2026
  • Kelurahan Anggaberi

Unaaha – Desa Benua, Kecamatan Amonggedo, dan Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi, mewakili Kabupaten Konawe dalam Penilaian Klarifikasi Lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara,, melalui Zoom Meeting dari Balai Desa Benua, Senin (6/7/2026).

Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh seluruh peserta yang berhasil lolos ke tahap klarifikasi lapangan. Selain Kabupaten Konawe, peserta lainnya berasal dari Desa Tikonu (Kabupaten Kolaka), Desa Waitii Barat (Kabupaten Wakatobi), Kelurahan Sera (Kabupaten Konawe Utara), dan Kelurahan Kampeonaho (Kota Baubau).

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Ibu Arinta Nila Hapsari, mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara, ditegaskan bahwa tahapan klarifikasi lapangan merupakan fase paling krusial dalam rangkaian penilaian Lomba Desa dan Kelurahan. Tahap ini menjadi ajang pembuktian antara dokumen yang telah disampaikan pada tahap administrasi dengan kondisi nyata di lapangan.

Menurutnya, penilaian dilaksanakan berdasarkan tiga aspek utama yang saling berkaitan, yaitu bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Desa dan kelurahan yang unggul tidak hanya dinilai dari tertib administrasi dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga dari kemampuan menata wilayah, menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan ketangguhan terhadap bencana, serta memberdayakan masyarakat melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat.

Beliau juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat, transparan, responsif, dan akuntabel. Pemerintah desa dan kelurahan didorong untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa mengesampingkan nilai-nilai kearifan lokal, adat istiadat, dan budaya daerah.

Selain itu, peran strategis Tim Penggerak PKK turut mendapat apresiasi sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan desa melalui pemberdayaan keluarga, penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan ketahanan pangan, pemenuhan gizi, serta penguatan pelayanan kesehatan dasar. Sinergi seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan desa dan kelurahan yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh desa dan kelurahan yang berhasil melaju hingga tahap akhir penilaian. Seluruh peserta diharapkan mampu menampilkan kondisi desa dan kelurahannya secara objektif serta menunjukkan berbagai inovasi dan potensi unggulan yang dimiliki. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pelaksanaan Klarifikasi Lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 secara resmi dimulai.

Keikutsertaan Desa Benua dan Kelurahan Anggaberi merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan yang inovatif, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Konawe berharap Desa Benua dan Kelurahan Anggaberi mampu memberikan hasil terbaik pada tahapan klarifikasi lapangan ini serta mengharumkan nama Kabupaten Konawe di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara melalui berbagai inovasi, prestasi, dan capaian pembangunan yang telah diwujudkan.

source: Facebook PPID Diskominfo Konawe